Selasa, 11 Februari 2014

Komik Wayang Purwa 07



Untuk dapat membaca komik ini, komputer Anda harus sudah terinstal program WinDjView. Jika belum, silahkan download WinDjView di sini.

Pada komik Wayang Purwa nomor 07 ini diceritakan bahwa untuk membantu kakaknya, Raden Sumantri untuk memindahkan Taman Sriwedari dari Suargaloka, Sukasrana bertapa memohon pada para dewa. Dengan kesaktiannya, akhirnya Sukasrana berhasil memindahkan Taman Sriwedari ke negeri Maespati.
Raden Sumantri yang takut Prabu Arjunasasrabahu mengetahui, bahwa yang memindahkan Taman Sriwedari bukanlah dirinya, melainkan Sukasrana, meminta Sukasrana untuk pulang dahulu ke pertapaan. Sukasrana tidak mau, dan menagih janji kakaknya, yaitu untuk selalu berada disisinya. Raden Sumantri akhirnya menakut-nakuti Sukasrana dengan pusaka Cakrabeswara. Tak dinyana, Sukasrana yang ketakutan dan ingin menghentikan tindakan kakaknya malah tertancap oleh pusaka tersebut, dan akhirnya meninggal. Saat itulah Sukasrana mengutuk kakaknya, bahwa ia akan meninggal pada saat menghadapi raja raksasa.

Prabu Arjunasasrabahu sangat senang karena Raden Sumantri berhasil menjalankan tugasnya untuk memindahkan Taman Sriwedari ke negeri Maespati, dan  menganugerahkan kepadanya pangkat Patih dengan nama Suwanda.

Suatu hari, Prabu Arjuna Sasrabahu pergi berkeliling negeri dengan segenap tentaranya. Ditengah perjalanan, Prabu Arjuna Sasrabahu bertiwikrama dan tidur di sebuah danau. Akibatnya air sungai meluap dan menggenangi perkemahan Prabu Rahwana. Rahwana yang gerampun bermaksud untuk menantang Prabu Arjuna Sasrabahu. Raden Sumantri menanggapi tantangan tersebut, dan segera terjadi pertempuran yang hebat antara balatentara Alengka dengan balatentara Maespati. Prabu dasamuka yang sakti mandraguna berhasil membunuh satu persatu pahlawan Maespati.

Akhirnya Raden Sumantri maju menghadapi Prabu Rahwana dan menghajarnya dengan pusaka Cakrabeswara. Ternyata, dengan ajian Pancasona-nya, Prabu Dasamuka selalu hidup lagi setelah tewas terkena pusaka Cakrabeswara. Akhirnya, Raden Sumantri pun gugur di tangan Prabu Dasamuka.
Prabu Arjuna Sasrabahu yang mendapatkan laporan dari prajuritnya mengenai kekalahan mereka dan gugurnya Patih Suwanda, akhirnya menghadapi Prabu Dasamuka untuk memberinya pelajaran. Dengan kesaktiannya, Prabu Arjuna Sasrabahu berhasil mengalahkan Prabu Dasamuka dan menghukumnya. Akhirnya peperangan itupun selesai dan masing-masing balatentara kembali ke perkemahannya.

Sesampainya di perkemahan, Prabu Arjuna Sasrabahu sangat terkejut, karena ternyata dewi Citrawati dan segenap pengiringnya telah tergeletak tak bernyawa. Hal ini terjadi karena hasutan salah seorang tentara Dasamuka, yaitu Sukasrana. Tetapi dengan bantuan dewa samudera, Sang Hyang Baruna, mereka semua dapat dihidupkan kembali.

Resi Pulasta, seorang Brahmana yang telah menjadi dewa, dan juga merupakan buyut dari Rahwana menghadap Prabu Arjuna Sasrabahu dan memohonkan ampun untuk cicitnya. Setelah Resi Pulasta menghidupkan semua tentara Prabu Arjuna Sasrabahu, kecuali Patih Suwanda, karena telah dijemput oleh para Dewa, maka Prabu Arjuna Sasrabahu pun mengampuni Rahwana.


Senin, 10 Februari 2014

Komik Wayang Purwa 06



Untuk dapat membaca komik ini, komputer Anda harus sudah terinstal program WinDjView. Jika belum, silahkan download WinDjView di sini.

Pada komik Wayang Purwa nomor 05 ini diceritakan mengenai pertempuran antara Raden Sumantri dengan balatentara Prabu Darmawasesa. Setelah mendapat senjata Kresnapujangga dari Batara Narada, Prabu Darmawasesa menantang Raden Sumantri. Namun Beliau dapat dikalahkan oleh Raden Sumantri dengan senjata Cakrabeswara.

Setelah mengalahkan Prabu Darmawasesa, Raden Sumantri pergi ke istana Prabu Citragada untuk menjemput Dewi Citrawati untuk diboyong ke Maespati.

Diperjalanan, Raden Sumantri merasa penasaran dengan kesaktian Prabu Arjunasasrabahu, apakah beliau benar-benar sakti, melebihi kesaktiannya. Karena dia bertekad hanya akan berbakti kepada raja yang lebih sakti darinya. Untuk memastikan hal tersebut, akhirnya Raden Sumantri mengirimkan surat tantangan kepada Prabu Arjunasasrabahu. Prabu Arjunasasrabahu yang mengetahui maksud Raden Sumantripun menerima tantangannya.

Pertempuran antara Raden Sumantri dan Prabu Arjunasasrabahu terjadi dengan sangat seru. Masing-masing mengeluarkan aji kesaktiannya. Akhirnya dengan ajian Triwikrama, Prabu Arjunasasrabahu berhasil mengalahkan Raden Sumantri. Raden Sumantripun dengan ksatria mengakui kekalahannya dan berjanji untuk mengabdi dengan setia kepada Prabu Arjunasasrabahu.

Prabu Arjunasasrabahu memerintahkan Raden Sumantri untuk memindahkan Taman Sriwedari dari Kahyangan ke Maespati, dengan utuh. Dapatkah Raden Sumantri menjalankan tugas tersebut?? Silahkan disimak dalam Komik Wayang Purwa 06.


Rabu, 15 Januari 2014

Komik Wayang Purwa 05



Pada Wayang Purwa episode 5 ini diceritakan tentang :

-          Raden Sumantri datang menghadap kepada Prabu Arjuna Sasrabahu untuk mengabdi kepadanya. Dia diperintahkan untuk membantu negara Magada yang sedang dikepung oleh Prabu Darmawisesa.
-          Batara Guru memerintahkan kepada Batara Narada untuk menemui Dewi Citrawati dan membujuknya untuk menerima pinangan Prabu Arjuna Sasrabahu yang diwakili oleh Raden Sumantri.
-          Raden Sumantri menemui Dewi Citrawati dan menyampaikan pinangan Prabu Arjuna Sasrabahu. Sang dewi menerimanya dengan syarat Raden Sumantri harus mampu menaklukkan para raja yang telah meminang Dewi Citrawati. Raden Sumantri menyanggupinya, sehingga terjadilah pertempuran yang hebat antara prajurit Maespati dengan prajurit Magada. Banyak prajurit dan pahlawan dari kedua pihak yang gugur dalam pertempuran.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan download komik Wayang Purwa episode 05 ini di sini.

Untuk dapat membaca e-book ini, komputer Anda harus sudah terinstal program WinDjView. Jika belum terinstal, silahkan download WinDjViewdi sini.