Untuk dapat membaca komik ini, komputer Anda harus sudah
terinstal program WinDjView. Jika belum, silahkan download WinDjView di sini.
Pada komik Wayang Purwa nomor 07 ini diceritakan bahwa untuk
membantu kakaknya, Raden Sumantri untuk memindahkan Taman Sriwedari dari
Suargaloka, Sukasrana bertapa memohon pada para dewa. Dengan kesaktiannya,
akhirnya Sukasrana berhasil memindahkan Taman Sriwedari ke negeri Maespati.
Raden Sumantri yang takut Prabu Arjunasasrabahu mengetahui,
bahwa yang memindahkan Taman Sriwedari bukanlah dirinya, melainkan Sukasrana,
meminta Sukasrana untuk pulang dahulu ke pertapaan. Sukasrana tidak mau, dan menagih
janji kakaknya, yaitu untuk selalu berada disisinya. Raden Sumantri akhirnya
menakut-nakuti Sukasrana dengan pusaka Cakrabeswara. Tak dinyana, Sukasrana
yang ketakutan dan ingin menghentikan tindakan kakaknya malah tertancap oleh
pusaka tersebut, dan akhirnya meninggal. Saat itulah Sukasrana mengutuk
kakaknya, bahwa ia akan meninggal pada saat menghadapi raja raksasa.
Prabu Arjunasasrabahu sangat senang karena Raden Sumantri
berhasil menjalankan tugasnya untuk memindahkan Taman Sriwedari ke negeri
Maespati, dan menganugerahkan kepadanya
pangkat Patih dengan nama Suwanda.
Suatu hari, Prabu Arjuna Sasrabahu pergi berkeliling negeri
dengan segenap tentaranya. Ditengah perjalanan, Prabu Arjuna Sasrabahu
bertiwikrama dan tidur di sebuah danau. Akibatnya air sungai meluap dan
menggenangi perkemahan Prabu Rahwana. Rahwana yang gerampun bermaksud untuk menantang
Prabu Arjuna Sasrabahu. Raden Sumantri menanggapi tantangan tersebut, dan segera
terjadi pertempuran yang hebat antara balatentara Alengka dengan balatentara
Maespati. Prabu dasamuka yang sakti mandraguna berhasil membunuh satu persatu
pahlawan Maespati.
Akhirnya Raden Sumantri maju menghadapi Prabu Rahwana dan
menghajarnya dengan pusaka Cakrabeswara. Ternyata, dengan ajian Pancasona-nya,
Prabu Dasamuka selalu hidup lagi setelah tewas terkena pusaka Cakrabeswara.
Akhirnya, Raden Sumantri pun gugur di tangan Prabu Dasamuka.
Prabu Arjuna Sasrabahu yang mendapatkan laporan dari
prajuritnya mengenai kekalahan mereka dan gugurnya Patih Suwanda, akhirnya
menghadapi Prabu Dasamuka untuk memberinya pelajaran. Dengan kesaktiannya, Prabu
Arjuna Sasrabahu berhasil mengalahkan Prabu Dasamuka dan menghukumnya. Akhirnya
peperangan itupun selesai dan masing-masing balatentara kembali ke
perkemahannya.
Sesampainya di perkemahan, Prabu Arjuna Sasrabahu sangat
terkejut, karena ternyata dewi Citrawati dan segenap pengiringnya telah
tergeletak tak bernyawa. Hal ini terjadi karena hasutan salah seorang tentara
Dasamuka, yaitu Sukasrana. Tetapi dengan bantuan dewa samudera, Sang Hyang
Baruna, mereka semua dapat dihidupkan kembali.
Resi Pulasta, seorang Brahmana yang telah menjadi dewa, dan
juga merupakan buyut dari Rahwana menghadap Prabu Arjuna Sasrabahu dan
memohonkan ampun untuk cicitnya. Setelah Resi Pulasta menghidupkan semua
tentara Prabu Arjuna Sasrabahu, kecuali Patih Suwanda, karena telah dijemput
oleh para Dewa, maka Prabu Arjuna Sasrabahu pun mengampuni Rahwana.
Download Komik Wayang Purwa 07.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar