Untuk dapat membaca komik ini, komputer Anda harus sudah terinstal program WinDjView. Jika belum punya, silahkan di download di sini.
Pada komik wayang Purwa episode ini diceritakan
mengenai :
-
Kehidupan
Hanoman di Swargaloka. Kapi Saraba, abdi ibunya, Dewi Anjani, menceritakan
kepadanya mengenai kisah ibu dan paman-pamannya. Kemudian Hanoman pergi ke
tempat para bidadari untuk menemui ibunya. Di tempat itu, ada bidadari yang
mengatakan bahwa bulu hanoman menjadi putih karena terbakar terik matahari.
Hanoman menjadi kesal dan diapun menelan matahari. Sang Hyang Jagadnata pun
memerintahkan kepada Batara Narada untuk mencegah Hanoman melakukannya. Ternyata,
bujukan Batara Narada tak mempan. Baru ketika dibujuk oleh ibunya, Dewi Andini,
Hanoman mau mengeleuarkan kembali matahari yang telah ditelannya.
-
Dewa
Wisnu menitis kepada Raden Arjuna Wijaya, putra dari raja Maespati. Semar dan anak-anaknya menjadi
punakawan di Maespati dan bertugas mengasuh Arjuna Wijaya.
-
Raden
Sumantri dan Sukrasana adalah putra dari Resi Suwandageni. Meskipun saat bayi
Sukrasana pernah dibuang oleh ayahnya, namun kemudian dia bertemu kembali
dengan kakaknya. Pada saat Raden Sumantri sedang berlatih memanah di dalam
hutan, datang raksasa yang ingin menerkamnya. Atas pertolongan Batara Narada,
Sumantri dapat mengalahkan raksasa tersebut, dan mendapatkan pusaka panah
Cakrabeswara. Akhirnya, Raden Sumantri mengabdi kepada Raha Arjuna Sasrabahu.
-
Raja
Darmawisesa, penguasa negeri Widarba berkeinginan untuk melamar Dewi Citrawati.
Dia membawa sejumlah besar pasukan dan harta benda untuk meminang Dewi
Citrawati.
Untuk kisah selengkapnya, silahkan
mendownload komik Wayang purwa episode 4 di sini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar